Winner series (tulisan #2-end)


Setiap yang ada di bumi menurut pada sunnatullah, perintah dan ketentuan dari Allah.

Beberapa bersifat empiris (dapat teramati) atau belum empiris (belum dapat teramati) atau bisa juga supraempiris (belum saatnya teramati).

a). beberapa hal yang sifatnya empiris, kaum rasionalis sangat memuja hal ini dengan nama hukum Alam. hal ini antara lain :

Jika dipukul –> Sakit
Matahari –> Panas
Air –> Dingin

mudahnya hukum sebab-akibat lah yang mesti dipuja. hal ini sangat mudah teramati cukup dengan dipikirkan saja. oleh karena itu bagi mereka hanya hal ini yang layak dipercaya.

b). Lalu ada yang dulunya belum empiris namun sedikit demi sedikit terbukti adanya :
Larangan Zina orang bertanya-tanya bahkan menentangnya bahwa sex itu adalah hak asasi manusia, tak perlu diatur-atur sedemikian rupa. yang mengatur2 ini adalah orang2 yang ekstrim dan mau ikut campur saja urusan orang.

Memakai Jilbab (untuk perempuan) sungguh kampungan, begitulah pandangan kebanyakan orang. sok ke-arab2an, padahal kita bukan orang arab, begitulah argumen para pengamat.belagak soleh, sok alim.

Larangan Khamr, ah mereka tak tau kalau di negara dingin itu butuh penghangat, whisky itu bisa untuk menenangkan pikiran, menghilangkan stress.

Memberi bantuan (Shidqah), ah rugi….ngapain ngebantu kalau ga balik modal?

sedikit demi sedikit mulai tampak bukti empirisnya, namun para pemberi pendapat seperti di atas saat berpendapat dulu belum sempat menemukan buktinya. beberapa bukti seperti,

Zina –> kunci mula menjangkitnya penyakit AIDS, PMS, serta minimnya tingkat intelektualitas manusia. saat manusia berpikir perut ke bawah saja. maka berkurang tajam fungsi perut ke atas (kepala/pemikiran, penglihatan dan hati)

Jilbab –> mula ditemukan dengan memakai jilbab mampu mencegah ISPA, mencegah pendedahan kulit pada sinar matahari yang menyebabkan kanker kulit dan aktivasi sel kanker payudara.

Shidqah –> saat membantu 1 maka mulai merasakan balasan 2 atau bahkan 10 dari arah yang tak terduga.

saat bukti empiris sudah ada, namun mereka tetap tidak mau percaya. untuk mereka ini adalah hukum alam yang baru. masih relatif, belum valid dan reliable. sungguh telah jelas bahwa informasi dan perintah tersebut telah melampaui pemikiran mereka lebih dari 14 abad.

Sungguh ternyata sebuah kepercayaan pada hal empiris saja adalah hal yang sangat kuno dan tertinggal. seperti Abu Sufyan yang tak percaya dengan peristiwa Isra’ Rasulullah SAW. sungguh ketidakmau percayaan pada ucapan Rasulullah SAW adalah sebuah ketertinggalan pemikiran yg amat mendalam. masjidil haram ke masjidil Aqsa dalam waktu semalam? ah kelamaan bung Abu Sufyan, sekarang udah ada pesawat jet. ente coba percaya sejak dulu

c). hukum supraempiris, sangat-sangat jarang dan sungguh tertutup pembuktiannya di masa kini. oleh karena itu makin sedikit pula yang mempercayai dan begitu pula yang menjalankannya. inilah beberapa hal yang seolah tersembunyi padahal semuanya tersirat dalam quran dan sunnah. apa2 yang nanti Allah janjikan berupa kemenangan (di dunia ataupun akhirat). jalan amalan inilah yang layak disebut layaknya memegang bara api. resikonya seperti kalau anda rajin ngaji, celana di atas mata kaki, berjenggot panjang. mirip dengan teroris maka tinggal tunggu waktu ada sniper yang mengarahkan sinar laser ke kepala anda. begitu pula untuk yang berjilbab lebar, rajin ngaji, ditambah lagi selalu ngajar ngaji ke anak2 muda siap2lah suami anda diciduk. tanpa tedeng aling2. jika ternyata setelah anda mati dan dtemukan mayat anda tersenyum maka benarlah anda seorang teroris.

oleh karena itu saudaraku tak perlu lah kita menunggu melihat bukti baru percaya dulu dalam beramal. kadang kebanyakan kaum munafik dia meminta bukti, namun setelah ada bukti tetaplah enggan dalam mempercayai,apalagi mengamalkan.

percaya hal yg empiris, wajar
percaya hal yg belum empiris, anda dipastikan bisa melewati pemikiran minimal lebih dari 14 abad mendatang
percaya hal supraempiris, maka anda memenangkan kehidupan setelah kehidupan.

anda target sampai ke bintang minimal anda berhasil sampai ke bulan
anda menanam padi akan mendapat rumput, anda menanam rumput tak akan mendapat padi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: