Winner series (tulisan #1)


Dalam sebuah hadist, terdapat dialog antara Rasulullah dan para sahabat. Ketika itu Rasulullah bertanya, “Siapakah makhluk yang paling beriman di muka bumi ini?” Ketika itu, para sahabat menjawab bahwa makhluk paling beriman di muka bumi adalah malaikat.


Mendengar jawaban itu, Rasulullah berkata, “Kalaupun para malaikat itu beriman, maka bisa dibilang wajar, karena para malaikat itu bertemu langsung dengan Allah.” Sahabat menjawab lagi, “Makhluk paling beriman di muka bumi ini adalah para nabi.” Mendengar jawaban itu, Rasulullah berkata, “Kalaupun para nabi beriman, maka bisa dibilang wajar, karena para nabi itu menerima wahyu langsung dari Allah.”

Lalu sahabat menjawab lagi, “Makhluk paling beriman di muka bumi ini adalah para sahabat.” Mendengar jawaban itu, Rasulullah berkata, “Kalaupun para sahabat itu beriman, maka bisa dibilang wajar, karena para sahabat itu bisa bertemu langsung dengan Rasulullah dan menyaksikan langsung bagaimana wahyu itu diturunkan.”

Setelah itu, baru Rasulullah menjawab bahwa makhluk yang paling beriman itu adalah generasi setelah para sahabat. Di dalamnya juga termasuk generasi kita sekarang ini. Apa alasannya? Karena generasi-generasi itu tidak pernah betemu langsung dengan Rasulullah, tidak melihat turunnya wahyu, dan tidak pernah menyaksikan mukjizat apapun.

Generasi ini menemukan ajaran Islam dari lembaran-lembaran kertas saja. Namun mereka yang beriman di generasi ini, jelas memiliki komitmen. Bahkan Rasulullah mengumpamakan bahwa orang-orang ini memegang ajaran Islam seperti sedang memegang bara api.

Apa artinya bara api? Artinya, kita akan memerlukan energi yang lebih, tenaga yang berlebih, dan kekuatan menahan rasa sakit yang juga berlebih. Dengan kata lain, ujian yang dialami generasi ini akan luar biasa, tantangannya pun akan lebih hebat. (dikutip dari http://salmanitb.com/2010/05/kita-adalah-manusia-paling-beriman/)

==========================

======================================

tak pernah mudah menjadi orang beriman di masa sekarang, namun telah jelas balasannya kekal dan abadi.

bagaimana mengalahkan pemikiran, aksi, dan segala macam produk kaum penentang Allah dan Rasulullah SAW? dengan sabar, sabar, sabar dan bersungguh-sungguh melaksanakan apa yg termaktub di Quran dan Sunnah itulah kunci mendapatkan kemenangan yang nyata.

Al-Maidah [5:56] dan barangsiapa mengambil allah, rasul-Nya danallah itulah yang pasti menang. orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama)
Al-Mujadila [58:21] allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

sesungguhnya dengan selalu berpedoman pada pedoman sepanjang massa, maka gaya hidup kita adalah gaya hidup yang siap menjawab segala tantangan zaman. dan barangsiapa yang tak mengikutinya perlahan dengan pasti akan semakin lama semakin kalah.

Lalu apa relevansi antara mengamalkan ilmu Allah dengan kunci menguasai seluruh massa?

(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: