Al-Mujtaba ( The Chosen One)


Al – Mujtaba

Rekan-rekan guru yang dimuliakan Allah. Sungguh keberadaan kita di sini pastilah merupakan sebuah perencanaan yang Maha Matang. Jika daun terjatuh pun terdapat hikmah dan terawasi oleh Nya, tentulah kehadiran kita di sini menjadi skenario terindah dari Allah SWT.

Sesungguhnya dalam makna nama sekolah ini tersimpan visi dan misi mulia. Mencetak Cendekiawan yang Insani serta menyadari kontribusi peran diri sebagai hamba Allah yang terpilih, terpilih untuk menyadari perannya sebagai makhluk dengan sebaik-baik penciptaan.

Sungguh telah terhujam mendalam bahwa peran kita sebagai pengajar merupakan salah satu media investasi bergaransi 100% untuk kehidupan abadi kita. Menikmati setiap amalan kita dalam meneruskan amanah Ilmu, sehingga menjadi tabungan yang selalu bertambah serta berkelanjutan sampai kita tak hidup sekalipun dalam pundi-pundi amalan kita. Tentu kunci niat yang lurus, ikhlas dan penuh kesungguhan maka akan setimpal pula balasan yang akan kita dapatkan.

Tentu dalam memulai segala sesuatu sudah merupakan fitrah apapun yang bertumbuh maka akan mulai dari kecil terlebih dahulu. Layaknya bayi, masih meraba mengenali lingkungan barunya, terkadang rentan pula terhadap penyakit. Karena itu hadirnya kita di institusi ini sudah tentu masuk dalam fase ini, insya Allah dengan kekuatan tekad dan kesatuan hati kita langkah pertumbuhan ini bisa kita lalui dengan pertolongan Allah. Sudah tentu saat belajar sepeda pastilah kita akan oleng dahulu, bahkan terjatuh, sampai saatnya dapat menikmati berjalan seimbang. Karena itu akan sangat baik jika kita mengambil peran untuk keberhasilan pertumbuhan kita bersama, bukan menjadi karat di rantai sepeda, atau menjadi penyakit yang hadir dalam tubuh sang bayi.

Untuk tumbuh dengan sehat, para jiwa-jiwa yang terpilih perlu diberi suplemen dan asupan makanan yang bergizi serta seimbang. Marilah bersama kita asup diri kita dengan bahan pangan utama yaitu menu kejujuran. Sebuah kepastian tak terbantahkan bahwa jujur adalah pangkal kehalalan apa-apa yang kita makan, apa-apa yang kita wariskan serta turunkan dalam DNA anak-cucu kita. Jujur lah pada diri kita jika terdapat kekurangan dalam diri ini dalam memenuhi kewajiban kita kepada Sang Maha Pemilik Cinta. Jujurlah dalam kekurangan kita sehingga membuat kita semakin ingin belajar mendekat padaNya selagi kita sempat, semoga dengan kemesraan kita dengan-Nya sejak sekarang dapat menjadi wasilah keridhoan dari Nya untuk mengangkat kita menjadi orang-orang yang terpilih bertemu dengan Sang Maha Pemberi Kasih.

Semoga dalam langkah awal kita bersama ini menjadi penguat tekad kita mencapai langkah akhir kita, yaitu menjejakkannya di halaman Jannah-Nya

Terakhir mari kita beri selamat pada diri kita “Selamat menikmati perjuangan.”

In The End, Everything will be okay. If it is not okay, it’s not the End

http://insancendekiaska.org

By : Ikhwan Abdillah (6/4/10)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: