Tabiat Buruk Silungkang?? (dari FB IGMS)


2882342946_5a3c0714fbbeberapa perilaku buruk yang mungkin disinyalir ini memperburuk stigma thdp silungkang, namun tak mampu dpisahkan bahwa yg buruk seolah dirasakan baik krna sistem pemaknaan yang berbeda dari tiap individu:

1. keras kepala (negatif); teguh pendirian (positif)
Merupakan sebuah tabiat yang kental tumbuh pada kultur warga yang menekankan perjuangan dan perantauan dalam perjalanan hidupnya. dimana jiwa perjuangan dan perantauan ini adalah jiwa dasar warga silungkang, atau reaksi perjuangan + perantauan = entrepreneurship.hal ini akan tumbuh menjadi positif saat setiap orang siap untuk terbuka dan menerima perubahan. bukan berarti krna silungkang dikelilingi gunung dan hutan maka orang2nya akan bersifat tertutup dan egois, dan tidak pasti juga warga kota yang di pesisir pantai akan menjadi orang yg terbuka dan hangat.

namun sedikit banyak peran sosiografis bisa menumbuhkan dampak negatif yang tak diinginkan. bisa kita lihat bahwa jiwa ini jika tumbuh dan dipelihara dengan baik maka akan melahirkan perilaku produktif. ambil contoh ada seorang penjual jamu dan baso tusuk di pasar silungkang, ia sangat laku dan dicari2 oleh anak2 dan dewasa. itu karena ia menjalankan petuah perjuangan dan perantauan. jiwa ini milik setiap orang, bukan orang silungkang saja karena pedagang itu faktanya adalah transmigran dari jawa.

Karena itu perlu dtumbuhkan kembali 2 jiwa dasar tersebut dalam diri stiap kita, untuk mengubah keras kepala menjadi keteguhan pendirian.

2. menjaga adat (positif) tidak siap bekerja sama (negatif)
pernah kita simak dr salah satu tulisan rekan2 kita bahwa pernah silungkang menolak sbuah fasilitas negara untuk didirikan disana, dengan alasan menurut pengamatan sang penulis adalah karna GENGSI.

Hal ini tidak bisa serta merta dicap negatif, namun memang ada sebuah kelembaman sikap dari orang2 yang kurang menjalankan 2 jiwa dasar yang telah tersebut di atas. karena itu kerap kali kita menginginkan mengganti para petinggi suku yang kolot.

sebelum hal revolutif itu diajukan, akan ada baiknya jika kita berbuat sedikit namun intens dengan menunjukkan performa kerjasama kita dengan pihak luar secara kontributif. bi idznillah wa bismillah semoga ini bs menjadi fakta yang membuka mata hati kita semua agar siap menerima keterbukaan terhadap masukan dari luar.

3. persaudaraan sesama suku mengalahkan persaudaraan sesama muslim
begitu kentalnya persaudaraan dalam hal slain keyakinan justru mendatangkan perpecahan yang dahsyat. justru perbedaan dalam ber Islam justru tak ada perpecahan.

+ beda mazhab
beda mazhab antara yang pakai celana di atas mata kaki atau yang solat saat tahiyat akhir jarinya bergerak/tidak, subuh pakai qunut/tidak, justru tidak memecah persaudaraan muslim. malah satu sama lain semakin ingin memahami pola pandang sesamanya.

namun saat perbedaan itu sudah selain dalam berislam, maka…

-peristiwa Syiah vs Sunni
awalnya keduanya hanyalah permasalahan politik, namun akhirnya justru bahkan sampai memeperpecah keyakinan. padahal masih sesama muslim terkadang golongan yang satu tak ragu utk menghina bahkan memerangi golongan yang lain. pdahal masih sesama muslim

-penipuan dalam bisnis
tak jarang hutang tak dibayar, janji tak ditepati maka tebasan leher lah solusinya (yg paling berat) atau putus sudah tali persaudaraan. apalah artinya jika dalam suku kita justru malah memuja2 yg berpangkat atau berharta semata. toh malah dasar persaudaraan itu akan begitu rapuh

-sebuah keluarga yang dkucilkan
sebuah keluarga ternyata tak disapa2 lagi, tak dibantu2 lagi, bahkan tak acuh pula jika ia sedang kesulitan. musababnya ternyata karena ia melanggar adat. menikah dengan kawannya yg dari suku berbeda.

karena itu, inilah sebenarnya poin penting yang perlu kita kuatkan.persaudaraan sesama muslim. kita bukanlah sesempit warga Indonesia, bukan pula secarik warga Silungkang saja. Tapi kita adalah warga dunia, rahmatan lil’alamin pemikiran dan sikap kita lah yg membuat kita kerdil kalau kita hadir hanya utk sebagian kecil porsi di bumi.

Wallahu a’lam
just an opinion for involve in IGMS

2 Responses

  1. wan,
    dari pengamatan gw di lapangan, slogan ABS-SBK hanya tinggal slogan… kenyataan dilapangan sudah jauh panggang dari api, atas nama besar keminangan sanggup mentoleransi permasalahan syiah, dan syirik.
    tapi bukan berarti kita harus berkecil hati, selalu ada jalan dan kesempatan untuk kita berusaha yang terbaik, tak perlu memberi pengaruh terlebih dahulu, bisa dimulai dari memberi pandangan yang berbeda didalamnya, pandangan kita sendiri.

  2. hay silungnkang apakabar ya gakgakgakgak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: