“Mencerdaskan Massa Kampus” angkuh kali pun frase itu…(ITB’s case)


ti_bodoh

saya selalu bingung dengan slogan “mencerdaskan” massa kampus?
memang sebodoh apa sih kami?

kalau kami ga mau tau?itu dibilang bodoh?
misal, saya ga tau tentang teknik sipil dan belum mau tau ttg itu…jadi minim pengetahuan…bisa dikatakan saya bodoh tentang sipil…

dan butuh dicerdaskan…lah kalau saya gamau gmana?
sejak tingkat 1, saya fikir frase ini begitu angkuh…meskipun bahan bacaan saya cuma ecek2 kaya komik atau novel ringan..saya cukup memiliki kosamakna (adaptasi dari kosakata) dari “makna” beberapa makna kata.
karena tampak angkuh, jadi ya saya membiarkan diri saya tetap bodoh karena saya tak mau dicerdaskan oleh keangkuhan.

entah sampe sekarang pun saya masih selalu jengah, mengernyitkan dahi, not sound comfortably, bingung, aneh,
bisa kah para orang yang sudah cerdas dan ingin mencerdaskan orang-orang seperti saya mengganti dengan frase yang lebih humble dan meningkatkan awareness dari sang bodoh??

-si bodoh dari kampusnya orang2 yang ingin mencerdaskan si bodoh lainnya-

nb:karena saya bodoh ya nilai tulisan ini ya jelas tak penting lah…seperti note saya sebelum2nya yg garing atau ga jelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: