BAN-PT, EQUIS, AUNQA, dan MBNQA


https://i0.wp.com/i10.servimg.com/u/f10/10/08/34/22/system11.jpg

Apaan tuh?

nah kode2 di atas itu beberapa standar2 yang digunakan dalam akreditasi. kerap kali digunakan sebagai standard untuk penentuan peringkat2 universitas. berikut bberapa penjelasan singkatnya.

BAN-PT (Standar PT Indonesia)

Berisi sekitar 15 kriteria yang mencakup berbagai aspek penilaian sebuah universitas yang layak untuk mendapatkan akreditasi. Begitu banyak sampai2 kalau universitas/fakultas yang akan mengajukan. Cukup detail tapi terkadang tak jarang universitas/fakultas yang kalau kita liat biasa2 ajah…atau “ah gw tau kualitasnya kok” pun bisa dapet akreditasi A…tapi ya gtu deh….kenapa gitu? karena ga ada bobot penilaian dari tiap kriteria.

EQUIS

Ini standar sekolah bisnis untuk skala Internasional. Sama, bahkan lebih detail daripada BAN-PT. Belom pernah ngeliat Fakultas/Universitas yang sedang menggunakan akreditasi ini.  tapi ya ada..cuma ga pernah liat pake mata kaki sendiri😀. Overall mirip sama BAN-PT

AUNQA

Ini merupakan standar ASEAN. Nah ini selain banyak kriterianya tapi juga dilengkapi framework bagaimana kriteria-kriteria tersebut dapat membentuk universitas yang cool….(bhasa gampangnya gtu lah)

MBNQA

Nah, ini standar amerika…saya paling suka ini, kenapa? soalnya kalau 2 standar pertama hanya macam cek-list aja tanpa framework. kalau AUNQA agak enak udah ada frameworknya….

tapi MBNQA…meskipun seolah isinya ceklist2 kriteria tapi isinya justru benar2 process oriented…isinya pertanyaan how how and how…dilengkapi pula dengan framework bagaimana setiap tahap kriteria membentuk sebuah mutu pendidikan yang mumpuni. mantab lah…

untuk apa saya ngetik ini? tak dinyana tak disangka…di belakang kabar kalau kelulusanku tak akan jadi april ini…eh ternyata dapat tawaran untuk jadi research assistant bersama2 dosen2 di SBM ITB…wah di balik tiap kejadian ada hikmahnya…heehe….nah research itu kita mau bikin bisnis proses untuk pendidikan tinggi di Indonesia. Nah…dengan membandingkan standard2 di atas, seperti apa sich minimal requirement supaya memang pendidikan tinggi kita itu mumpuni hasilnya.

Tak bisa kita sekedar menceklist dalam proses akreditasi itu berapa jumlah mahasiswa yang cumlaude, lulus tepat waktu dsb dsb…tapi kita perlu menyadari ada proses BAGAIMANA agar mahasiswa lulus cumlaude, lulus tepat waktu dsb dsb….

Kita perlu kembali menilik dan fokus pada proses…kita tak bisa hanya menyalahkan kenapa banyak siswa yang tidak lulus UN…tapi kita hampir kerap luput bagaimana sebuah proses manajemen (proses bisnis) dalam sekolah dikelola..tidak hanya bagaimana guru mengajar, tetapi juga seluruh proses yang membuat sebuah entitas aktivitas sekolah dapat berlangsung dengan baik serta efektif belum pernah kita rumuskan.

Kalau saya boleh memilih, saya akan memilih menggunakan MBNQA…sangat layak untuk dicoba…bagaimana bahkan SD di amerika pun seusai beres mengajar, para guru segera berdiskusi mengulas data keefektifan proses belajar mengajar. Everything is based on data dan Reviewed-Improved  Continuously…sudah layaknya perusahaan saja.

mari kita kembali fokus pada proses…

3 Responses

  1. wah kak,, kebetulan banget nemu pembahasan ini waktu googling…..

    Gimana dengan AACSB? Bukannya target SBM kalau bukan Equis, AACSB ya…?

    Terus, apa hasil penelitiannya sudah didapat? Boleh minta di-share kak? Penasaran…… (TA saya ada kaitannya dengan ini soalnya)

  2. I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future. Thank you

  3. tks..
    nambah ilmu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: